News  

Belum Lengkap, Kejaksaan Kembalikan Berkas Tragedi Kanjuruhan ke Polda

Aksi damai Aremania menuntut keadilan untuk korban tragedi Kanjuruhan.

Rabu, 2 November 2022 – 00:02 WIB

VIVA Nasional – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mengembalikan berkas perkara Tragedi Kanjuruhan ke penyidik Kepolisian Daerah Jatim. Alasannya, berkas tahap pertama itu belum lengkap alias P18. Jaksa membubuhkan petunjuk apa saja yang perlu dilengkapi oleh penyidik.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim, Fathur Rohman mengatakan, berkas dikembalikan ke penyidik pada Senin kemarin. “[Berkas dikembalikan oleh jaksa ke penyidik] Terhadap tiga berkas perkara Tragedi Kanjuruhan,” katanya pada Selasa, 1 November 2022.

Berkas pertama atas nama tersangka Akhmad Hadian Lukita dengan sangkaan Pasal 359 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), dan atau Pasal 360 KUHP dan atau Pasal 103 ayat (1) Jo Pasal 52  UU RI No 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

Aremania melakukan aksi menuntut keadilan untuk korban Tragedi Kanjuruhan

Sedangkan berkas kedua atas nama tersangka Suko Sutrisno dan Abdul Haris dengan sangkaan Pasal 359 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan atau Pasal 360 KUHP dan atau Pasal 103 ayat (1) Jo Pasal 52  UU RI No 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

Sedangkan berkas ketiga atas nama Kasat Samapta Polresta Malang AKP Bambang Shidiq Achmadi, Danki 3 Brimob Polda Jatim AKP Hasdarman, dan Kabag Ops Polresta Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto. Ketiganya disangka melanggar Pasal 359 KUHP dan atau Pasal 360 KUHP.

Fathur tak menyebutkan apa saja petunjuk yang dibubuhkan oleh jaksa peneliti agar dilengkapi penyidik di berkas kasus tragedi Kanjuruhan. “Terkait dengan petunjuk alat bukti formil dan materiil apa saja yang harus dilengkapi atau P19, masih proses penyusunan paling lambat 14 hari setelah tahap 1,” ujarnya.

Sumber: www.viva.co.id