News  

Cerita Presidium Provinsi Papua Barat Daya Perjuangkan Pemekaran Wilayah

Konferensi Pers Presidium Provinsi Papua Barat Daya

Jumat, 18 November 2022 – 23:10 WIB

VIVA Nasional –  Ketua Presidium Provinsi Papua Barat Daya Yosafat Kambu mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan Puan Maharani atas disahkannya UU Provinsi Papua Barat Daya. Mereka melihat pengesahan ini buah dari perjuangan mereka selama 16 tahun.

“Masyarakat Papua Barat Daya, khususnya Sorong, berterima kasih kepada Bapak Jokowi dan Ibu Puan. Bagi kami ini adalah hari yang bersejarah,” kata Yosafat dalam keterangan yang diterima hari ini, Jumat 18 November 2022

Papua Muda Inspratif Inisiasi tanami jagung di Lembah Kebar, Papua Barat

Papua Muda Inspratif Inisiasi tanami jagung di Lembah Kebar, Papua Barat

Sebelumnya diketahui Provinsi Papua Barat Daya resmi menjadi Provinsi ke-38 Indonesia pada hari Kamis 17 November 2022. Nantinya provinsi itu akan mencakup kawasan Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Tambrauw, dan Kabupaten Mamberamo.

Peristiwa bersejarah itu dilakukan setelah Mendagri Tito Karnavian menyerahkan berkas kepada Ketua DPR Puan Maharani dalam sidang Paripurna di Gedung DPR/MPR. 

Yosafat yang telah menjadi Ketua Presidium sejak 2006 ini menilai pemekaran provinsi menjadi kado terindah bagi dirinya dan masyarakat Papua Barat Daya. Terlebih ketika Dortheis Deky Asmuruf menjadi deklarator di Kota Sorong.

Bagi Yosafat ini tidak lepas perjuangan akar rumput yang tidak berhenti berjuang dalam deklarasi ini, termasuk ketika mengalami Ampes sebanyak tiga kali, satu masa pemerintahan Megawati dan dua kali di masa SBY.

Sumber: www.viva.co.id