News  

Digugat Gegara Berita Utang Kereta Cepat, KompasTV Cari Solusi ke Dewan Pers, Forum Pemred dan AJI

Rosianna Silalahi.

Kamis, 11 Mei 2023 – 17:09 WIB

VIVA Nasional – Audiensi telah diadakan oleh redaksi KompasTV dengan sejumlah pemangku kepentingan pers di Indonesia dengan Forum Pemred, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia dan bertemu Ketua Dewan Pers di Gedung Dewan Pers Jakarta.

Pembahasan audiensi terkait dengan isu kemerdekaan pers dan upaya bersama menjaga kualitas jurnalistik di Indonesia. Seperti diketahui, redaksi KompasTV dan Kompas.com telah digugat oleh seorang YouTuber. Gugatan tersebut dilayangkan karena media terkait mengunggah tentang utang Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang membengkak  Rp. 8,5 Triliun di akun YouTube masing-masing. 

Rosianna Silalahi.

Pemimpin Redaksi KompasTV Rosianna Silalahi menjelaskan bahwa seluruh materi visual yang digunakan dalam berita yang dibuat diambil dari akun YouTube resmi PT KCIC. 

Segala upaya telah dilakukan untuk menyelesaikan persoalan ini sejak April lalu, termasuk membuka komunikasi dengan pihak PT KCIC dan Youtube. Pihak Kompas digugat untuk membayar sebesar Rp 1,3 miliar oleh salah satu dari 25  content creator binaan PT KCIC. 

“Pihak YouTuber melalui pengacaranya meminta kami membayar uang senilai 200 juta rupiah per video yang jika ditotal sekitar 1,3 miliar rupiah, dan itu diketahui pihak PT KCIC. Menurut PT KCIC YouTuber yang menggugat kami adalah salah satu dari 25  content creator binaan PT KCIC,“ ujar Rosianna. 

Halaman Selanjutnya

Meski telah berdiskusi dan bertanggung jawab secara moril, namun Rosianna menilai bahwa ada potensi ancaman terhadap kebebasan pers gaya baru dengan menggunakan global platform dalam hal ini YouTube. Sehingga hal itu bisa menjadi perhatian guna menjaga kemerdekaan pers di era digital. 

img_title

Sumber: www.viva.co.id