News  

Jokowi Sebut Sejumlah Sosok Cawapres Potensial Buat Ganjar, Termasuk Prabowo Subianto

Presiden Jokowi bersama Gubernur Jateng sekaligus capres Ganjar Pranowo.

Sabtu, 22 April 2023 – 11:49 WIB

VIVA Nasional – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto salah satu sosok potensial jadi calon wakil presiden untuk mendampingi Ganjar Pranowo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

“Kemarin kan sudah, sudah lihat semua, pelaksanaan keputusan yang dilakukan dan diputuskan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri. Semakin jelas siapa capresnya sehingga nanti tinggal cawapresnya, ditunggu, sabar. Banyak calon cawapresnya, ada pak Erick (Erick Thohir), ada pak Sandiaga Uno, ada pak Mahfud (Mahfud MD), ada pak Ridwan Kamil, ada cak Imin (Muhaimin Iskandar), pak Airlangga (Airlangga Hartarto). Nah, termasuk pak Prabowo,” katanya kepada wartawan, Sabtu 22 April 2023.

Hal tersebut diungkap Jokowi usai Salat Idul Fitri di Masjid Raya Sheikh Zayed, Solo, Jawa Tengah. Dalam kesempatan tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta itu didampingi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang juga calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Presiden Jokowi bersama Gubernur Jateng sekaligus capres Ganjar Pranowo.

Presiden Jokowi bersama Gubernur Jateng sekaligus capres Ganjar Pranowo.

Jokowi mengaku bakal bertemu Prabowo membahas soal capres dan cawapres di Pilpres 2024. Menurut Jokowi, terkait hal ini sudah semakin jelas siapa capresnya sehingga tinggal menunggu cawapresnya.

*Nanti segera ketemu, nanti siang ketemu, beliau (Prabowo) mau ke rumah, siang,” ujarnya.

Sementara itu, Ganjar Pranowo menambahkan, urusan pasangan cawapresnya diserahkan kepada PDIP. Dirinya mengungkap kalau partainya bakal berkoordinasi dan melakukan lirikan, ngobrol, dan ngopi menentukan pasangan cawapres yang tepat. Ganjar pun mengatakan dirinya mendapatkan briefing langsung dari Jokowi terkait Pilpres 2024. Menurutnya, semuanya sudah jelas.

Halaman Selanjutnya

“Soal pasangan kan urusan partai, jadi habis ini kan partai akan berkoordinasi, kerja sama, lirik-lirikan, ngobrol, ngopi, bu ketua umum sudah perintahkan nanti partai yang mengkoordinasi,” kata Ganjar menambahkan. 

img_title

Sumber: www.viva.co.id