News  

Kita Berdua yang Tanggungjawab, Istri Saya Jangan Kau Libatkan

Ferdy Sambo, Sidang Lanjutan Sebagai Saksi

Selasa, 13 Desember 2022 – 17:27 WIB

VIVA Nasional – Terdakwa Ferdy Sambo mengaku akan bertanggungjawab atas pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Hal itu kembali ditegaskan Ferdy Sambo saat menanggapi kesaksian Bharada E di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 13 Desember 2022. 

Ferdy Sambo awalnya menyebut Bharada E telah berbohong dalam keterangan yang disampaikan, terutama di tanggal 5 Agustus 2022. Dia juga mengaku telah dijemput oleh bintang dua ke Mabes Polri, kemudian dipatsuskan.

“Saya dibawa ke Mabes Polri, kemudian saya di patsus. Saya tidak pernah tahu keterangan-keterangan tanggal 6 dan 8,” kata Sambo.

“Tanggal 8, setelah istri saya diancam akan ditersangkakan. Saya sampaikan, tapi apa nyatanya istri saya juga ditersangkakan dan juga diterdakwakan,” kata Sambo di ruang pengadilan.

Bharada E, Sidang Lanjutan saksi-saksi

Bharada E, Sidang Lanjutan saksi-saksi

Sambo tak masalah dengan kesaksian Bharada E yang menganggap perintah ‘Hajar Chad’ diterjemahkan sebagai perintah darinya untuk menembak atau menghabisi nyawa Brigadir J.
 
“Kalau lah saksi menyampaikan bahwa saya minta menghajar kemudian saksi menerjemahkan perintah penembakan dari saya, saya akan bertanggung jawab. Tapi kita berdua yang bertanggung jawab. Kuat, Ricky, istri saya jangan kau libatkan,” ujar Sambo dengan suara bergetar.

“Saya akan bertanggung jawab terhadap apa yang saya lakukan, tapi tidak bertanggung jawab terhadap apa yang tidak saya lakukan,” sambungnya
 
Sebagai informasi, Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada E, Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf didakwa turut secara bersama-sama terlibat dengan perkara pembunuhan berencana bersama-sama untuk merencanakan penembakan pada 8 Juli 2022 di rumah dinas Komplek Polri Duren Tiga No. 46, Jakarta Selatan.

Sumber: www.viva.co.id