News  

KPK Sebut Nilai Korupsi Rafael Alun Bakal Terus Bertambah Seperti Kasus Lukas Enembe

Rafael Alun Trisambodo Pakai Rompi Tahanan KPK Usai Diperiksa KPK

Jumat, 12 Mei 2023 – 12:44 WIB

VIVA Nasional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), masih terus melakukan penelusuran aset harta kekayaan dan juga aliran dana dugaan gratifikasi yang dilakukan Mantan Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah Ditjen Pajak Jakarta Selatan II, Rafael Alun Trisambodo. Ia sebelumnya disebut telah menerima aliran dana gratifikasi dari kantor konsultan miliknya senilai 90 ribu dollar Amerika Serikat.

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur, mengatakan bahwa korupsi Rafael Alun bakal terus bertambah. Hal itu dikarenakan, masih akan ada penelusuran lainnya yang dilakukan komisi.

“Lebih. Karena itu (nilai) yang awal,” kata Asep Guntur kepada wartawan, Jumat 12 Mei 2023.

Pasalnya, kata Asep, Rafael Alun tidak hanya menjadi tersangka gratifikasi. Melainkan ia juga jadi tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Ini kan perkara tersebut selain ada dari gratifikasi, ada perkara-perkara lain, kita harus buktikan juga, selain dari gratifikasi ada perkara-perkara tindak pidana korupsi lainnya, misalkan suap,” ucap Asep.

Maka dari itu, kasus Rafael Alun nantinya sama seperti kasus suap dan gratifikasi Gubernur Papua nonaktif, Lukas Enembe. Enembe mulanya ditemukan hasil korupsinya hanya Rp 1 miliar namun kini terus bertambah.

“Seperti halnya perkaranya LE. Awalnya suapnya cuma Rp 1 miliar, tapi kan ke sini terus berkembang, sampai mencapai puluhan miliar,” terang Asep.

Halaman Selanjutnya

Rafael Terima Gratifikasi Uang Senilai 90 Ribu Dollar AS

img_title

Sumber: www.viva.co.id