News  

Minta Kapolri Usut Gagal Ginjal Anak, Menko PMK: Ancam Pembangunan SDM

Menko PMK Muhadjir Effendy.

Minggu, 23 Oktober 2022 – 23:12 WIB

VIVA Nasional – Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy minta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar segera mengusut kasus Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada anak-anak.

Permintaan tersebut diutarakan Muhadjir setelah mengadakan Rapat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, yaitu Kementerian Kesehatan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan BPOM.

“Pengusutan ini penting untuk memastikan ada tidaknya tindak pidana di balik kasus tersebut. Permintaan disampaikan mengingat kejadian gangguan ginjal kronis ini sudah mengancam upaya pembangunan SDM, khususnya perlindungan terhadap anak,” kata Muhadjir dalam keterangannya, Minggu 23 Oktober 2022.

Adapun hingga sejauh ini kasus GGPA sudah menimpa 208 anak. Dari jumlah itu, 118 anak meninggal dan kemungkinan masih akan terus bertambah. Untuk penyebab diduga kuat berasal dari cemaran zat Etilen Glikol (EG) dan Deitilen Glikol (DG), pada obat jenis sirup.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Preskon Narkoba Teddy Minahasa

Sebab, bahan baku obat tersebut semuanya masih impor. Dia bilang sejauh ini berdasarkan data Kemenkes tercatat, kasus gagal ginjal akut 2022 ini hanya terjadi di tiga  negara, yaitu Indonesia (118 kematian) Gambia (50) an Nigeria (28 kematian).

“Oleh sebab itu perlu diadakan pelacakan mulai dari asal muasal bahan baku, masuknya ke Indonesia hingga proses produksi obat-obat yang mengandung kedua zat berbahaya tersebut,” ujarnya.

Sumber: www.viva.co.id